5 Cara Menghilangkan Bekas Lem di Body Mobil

Apakah kitatermasuk pemilik kendaraan yang senang memasang aneka cutting sticker custom dan melepas stiker dari kaca mobil? Kalau iya, mungkin informasi mengenai cara menghilangkan bekas lem di body mobil ini bakal sangat membantu. Sebab, salah satu masalah yang kerap dihadapi ketika memasang stiker maupun menggantinya adalah bekas lem yang menempel tidak mau hilang. Jangan khawatir, berikut cara-cara pembersihannya. 

1. Menggunakan bensin atau minyak tanah

Bensin dan minyak tanah masih jadi bahan ampuh menghilangkan bekas lem stiker yang tertinggal di bodi mobil. Cara membasuh bekas lem dengan bensin dan minyak tanah cukup mudah. Siapkan dulu kuas, bensin, plastik pembungkus, sabun cuci piring, lap microfiber, dan exterior cleaner. Kemudian, oleskan bensin/minyak tanah ke stiker mobil yang akan dilepas dan tutup permukaan stiker pakai plastik pembungkus selama sepuluh menit. 

Setelah itu, buka plastik pembungkus dan lepas stiker dari ujung atas lalu menyerong ke bawah. Oleskan minyak tanah/bensin lagi jika bekas lem masih ada, lalu tunggu satu menit. Bersihkan sisa lem dan semprot dengan exterior cleaner. Gosok menggunakan lap microfiber yang sudah dicelupkan ke cairan sabun. Terakhir, keringkan dengan kain bersih.

2. Membersihkan dengan alkohol

Alkohol masih jadi bahan yang aman dipakai karena cepat kering dan tidak meninggalkan bekas. Cara menghilangkan bekas lem di body mobil pun terbilang lebih gampang daripada pakai bensin atau minyak tanah. Pertama, siapkan kain bersih dan alkohol. 

Kedua, basahi kain tersebut dengan alkohol. Ketiga, gosok permukaan mobil yang ada bekas lemnya sampai benar-benar hilang. Keempat, ambil kain lain, basahi pakai air, dan bersihkan sisa alkohol dan lem di bodi mobil.

3. Menghilangkan bekas lem dengan aseton

Aseton mungkin lebih sering dipakai sebagai bahan penghilang cat kuku. Akan tetapi, manfaat aseton tidak hanya menghapus kuteks, melainkan juga bisa menghapus sisa lem stiker yang menempel di eksterior kendaraan kesayangan. Aseton akan melarutkan semua bahan yang terbuat dari plastik. 

Cara menghilangkan bekas lem di body mobil pakai aseton cukup gampang. Siapkan dulu bahan dan peralatannya, yaitu aseton, air, kain, dan kapas. Setelah semua terkumpul, celupkan kapas pada cairan aseton. Kemudian, usapkan kapas tersebut ke permukaan bodi mobil yang tertempel lem. Tunggu beberapa menit agar aseton bekerja. Kalau sudah, gunakan kain untuk menggosok sisa lem sampai bersih. Terakhir, bilas bodi mobil pakai air dan lap hingga kering.

4. Membersihkan dengan menggunakan adhesive remover

Adhesive remover adalah pembersih lem. Dari namanya, jelas produk ini memang dipakai untuk menghilangkan bahan perekat seperti bekas lem, getah, dan kotoran lengket lainnya. Sama seperti aseton, adhesive remover juga bersifat melarutkan. Cara menghilangkan bekas lem di body mobil pakai adhesive remover hanya butuh kain bersih. Taruh kain di sekitar bekas lem, lalu semprotkan adhesive remover sampai rata. Diamkan beberapa menit dan gunakan kain lain untuk menggosok sisa lem stiker. 

5. Menghilangkan bekas lem dengan minyak kayu putih

Terakhir, untuk menghilangkan sisa lem yang menempel di bodi luar mobil, Anda dapat menggunakan minyak kayu putih. Ini adalah bahan yang paling simpel dan gampang Anda temukan. Kalau tidak punya di rumah, AutoFamily bisa membeli minyak kayu putih di minimarket. 

Caranya, oleskan minyak kayu putih secukupnya pada bagian bodi mobil yang terdapat sisa lem stiker. Setelah dioleskan, tunggu dulu sampai beberapa menit. Kemudian, coba gosok atau kupas sisa lem tersebut. Idealnya, bekas perekat stiker tersebut sudah hancur dan bisa dibersihkan dengan mudah. Namun, jika belum terangkat, bisa coba oleskan lebih banyak minyak kayu putih dan tunggu lagi beberapa saat.

5 Kerusakan pada Wiper Mobil dan Cara Mudah Mengatasinya

Wiper berfungsi untuk menyapu air yang ada pada kaca depan mobil. Memang terkadang fungsi wiper terlihat sepele. Namun bila peranti ini rusak akan memicu risiko keamanan dan kenyamanan, terutama pandangan pengemudi akan terganggu karena hujan yang mengenai kaca depan.

Ada beberapa masalah yang sering terjadi pada wiper. karet yang sudah aus, gerakannya lambat atau tidak bergerak sama sekali merupakan beberapa contohnya

Nah, jika hal itu terjadi apa yang harus dilakukan? Bagaimana mengatasinya?

Karet Wiper yang Aus

Pertama yang perlu Auto Family perhatikan adalah kondisi dari karet wiper. Bila telah aus atau mengeras, sebaiknya diganti dengan karet yang lentur. Karet yang mengeras, selain menyebabkan sapuannya terhadap air di permukaan kaca tak merata, juga berpotensi menyebabkan kaca mobil baret. Bila itu terjadi, biaya pemulihannya cukup mahal.

Gerakan Wiper Lambat

Fenomena ini biasanya disebabkan karena ada bagian dalam sistem penggerak wiper yang kotor. Hal ini berdampak pada arus listrik dan bisanya membuat engkol wiper terhambat. Cara untuk mengatasinya, bersihkan tahanan koil tersebut. Selain itu alasan wiper lambat yakni lantaran ada yang berkarat di elemen wiper tesebut. Alhasil membuat kinerja tidak optimal, sapuannya melambat. Cara untuk mengatasinya, bersihkan engkol dari karat dan semprot bagian itu dengan cairan anti karat. Bila sudah parah harus dilas atau menggantinya.

Wiper tidak bergerak sama sekali

Terkadang ada kejadian dimana wiper sama sekali tidak mau bergerak. Kemungkinan pertama yakni motor listrik yang sudah aus. Bila terjadi maka tidak ada pilihan lain kecuali menggantinya dengan yang baru. Kedua, sekring bermasalah. Permasalahan pada sekring itu pun ada dua. Bila sekring putus berarti ada arus listrik yang berlebihan. Oleh karena itu, cermati rangkaian dan hubungan antarkabel yang terkait dengan sekring.

Dinamo Wiper (Motor Wiper) Rusak

Seperti Dinamo pada umumnya kerusakan yang sering terjadi pada Dinamo Wiper juga masalah kumparan yang terbakar. Biasanya disebabkan oleh hubungan singkat arus listrik pada Mobil. Kalau sudah begini Wiper Mobil dinyatakan rusak total dan harus diganti.

Semburan Air dari Washer Kurang

Persoalan lain yang juga kerap terjadi adalah semprotan air dari kepala washer yang ada di kap mobil kurang kuat, kecil, atau tak tepat. Semua persoalan itu dikarenakan lubang di kepala washer yang tersumbat. Cara membersihkannya cukup mudah. Auto Family tinggal melepas tabung langsung campurkan pasir kerikil lalu kocok-kocok hingga kotoran yang menempel dinding tabung hilang. Agar benar-benar bersih, lakukan cara itu beberapa kali. Tentunya jangan lupa untuk membasuhnya dengan air bersih.

Tips Membersihkan Interior Mobil Agar Terhindar dari Virus

Saat ini, virus COVID-19 masih menjadi pandemi global, tak terkecuali di Indonesia. Bagi AutoFamily yang menggunakan mobil untuk kegiatan sehari-hari, penting juga untuk membersihkan interior mobil secara rutin.

Ada beberapa tips dan bagian yang perlu diperhatikan saat membersihkan interior mobil. Lalu, apa saja tips membersihkan interior mobil yang dapat Anda terapkan? Simak ulasannya berikut ini ya, AutoFamily!

Dashboard

Dashboard adalah salah satu bagian mobil yang cepat kotor dan mudah ditempeli debu dan kuman. AutoFamily bisa membersihkan dashboard mobil dengan menggunakan kemoceng atau vacum cleaner untuk menghilangkan debu dan kotoran pada permukaan dashboard.

Untuk bagian yang sulit terjangkau seperti lipatan pada pojok dashboard atau blower AC, Anda bisa menggunakan kuas kecil untuk membersihkan debu yang menempel.

Anda juga menggunakan kain lap microfiber yang telah dibasahi dengan sedikit air atau pun cairan pembersih khusus untuk membersihkan dashboard.

Karpet

Karpet menjadi salah satu bagian interior mobil yang paling sering kotor. Untuk membersihkannya, AutoFamily bisa menggunakan vacuum cleaner untuk menyedot debu-debu yang terdapat di karpet.

Untuk pembersihan optimalnya, Anda bisa melepas karpet lalu mencucinya dengan sabun setelah itu disikat dan dikeringkan. Bersihkan karpet secara berkala setidaknya satu kali seminggu untuk menjaga kebersihan karpet dan kabin mobil.

Baca juga: Penyebab Air Radiator Berkurang dan Cara Mengatasinya

Jok

Jok mobil  juga menjadi salah satu bagian interior mobil yang sering kotor. Bersihkan jok mobil dengan vacuum cleaner untuk menghilangkan debu dan kotoran yang menempel.

AutoFamily juga bisa menggunakan cairan pembersih khusus dan sikat bagian-bagian yang kotor untuk pembersihan optimal.

Untuk menjaga kebersihan jok mobil, Anda juga bisa menggunakan seat cover untuk melapisi jok mobil agar terlindungi dari kotoran dan debu serta sisa makanan yang bisa mengotori dan merusak jok mobil.

​​​​​​​Plafon

Hal yang perlu diperhatikan saat membersihkan interior mobil yang terakhir adalah bagian plafon. Debu dan kotoran seringkali menempel pada plafon, dan bagian satu ini kerap luput dari perhatian.

Gunakanlah kain lap microfiber yang dibasahi dengan sedikit air atau cairan pembersih khusus untuk membersihkan plafon mobil. Gunakan juga vacuum cleaner untuk menghilangkan debu dan kotoran yang menempel.

Nah, itu dia beberapa tips membersihkan interior mobil agar terhindar dari berbagai macam virus. Apabila AutoFamily tidak ingin repot-repot membersihkannya, Auto2000 siap membantu memberikan pelayanan dan perawatan terbaik untuk seluruh bagian interior mobil.

Anda juga dapat menikmati berbagai paket layananan service dari kami untuk mendapatkan servis perawatan berkala maupun pekerjaan perbaikan umum yang berkaitan dengan mesin, sasis/rangka kendaraan, serta kelistrikan untuk seluruh model Toyota.

5 Cara Hilangkan Embun di Kaca Mobil Saat Hujan

Embun pada kaca mobil terjadi karena adanya perbedaan kelembapan dan suhu. Biasanya, kelembapan dan suhu di luar lebih dingin daripada di dalam kabin.

Meski banyak yang menganggap sepele, ternyata embun pada kaca mobil ini sebenarnya cukup membahayakan. Karena terganggunya jarak pandang pengemudi, embun dapat menyebabkan kecelakaan fatal. Bukan itu saja, embun yang menempel terlalu lama di kaca juga dapat menyebabkan timbulnya kerak air di permukaan kaca.

Oleh karena itu, berikut adalah 5 cara hilangkan embun di kaca mobil saat hujan :

1. Nyalakan AC

Suhu AC yang terlalu dingin memang bisa menyebabkan kaca berembun. Tapi, solusinya bukanlah dengan mematikan AC. Malah, Anda disarankan untuk menyalakan AC untuk membantu menghilangkan embun, terutama ketika hujan atau udara dingin di luar mobil. Cukup atur suhu AC dan sesuaikan dengan suhu di luar saat hujan.

2. Aktifkan defogger

Defogger bisa Anda temukan di bagian belakang kaca mobil dengan garis-garis kawat tipis sebagai kondensator panas, baik vertikal maupun horizontal. Keberadaan defogger di musim hujan dapat membantu menghilangkan embun, sehingga visilibilitas pengemudi saat melihat ke bagian belakang akan lebih jelas.

Untuk mengaktifkan defogger, Anda cukup menekan tombol bergambar tiga panah melengkung yang ada di dashboard kendaraan Anda.

3. Oleskan kaca dengan sampo rambut

Cara lain untuk hilangkan embun di kaca mobil saat hujan adalah dengan mengoleskannya dengan sampo rambut sebelum mulai berkendara. Formula yang terdapat pada sampo rambut ternyata dapat mencegah terbentuknya embun karena kelembapan di sekitar kaca terjaga.

Cara penggunaannya pun sederhana. Anda cukup mengoleskan sedikit sampo di kaca mobil bagian dalam (tetapi jangan dicampur air), lalu lap kaca dengan lap sintetis (chamois) yang sedikit lembab (jangan bercampur air) dengan arah lurus menyamping (searah, supaya kaca tidak buram). Setelahnya, jika hujan telah reda dan cuaca kembali cerah, segera bersihkan kaca mobil Anda dari sampo dengan menggunakan lap hingga bersih.

4. Gunakan tembakau

Selain sampo, ternyata tembakau juga bisa hilangkan embun di kaca mobil saat hujan. Kandungan nikotin pada tembakau dipercaya dapat menyerap uap air dan mencegah kaca mobil berembun saat suhu menjadi sangat dingin atau hujan.

Penggunaannya pun sama, Anda cukup mengoleskan tembakau pada rokok di kaca. Namun, berhati-hatilah dalam mengoleskannya agar kaca mobil tidak tergores oleh campuran potongan cengkeh yang mungkin terdapat di rokok tersebut. Oleskan secara pelan dan halus.

5. Cairan anti kabut

Bagi Anda yang ingin cara lebih praktis, Anda bisa membeli produk cairan anti kabut atau defogger di toko perlengkapan mobil. Setelahnya, Anda cukup menyemprotkan cairan anti kabut ke kaca bagian dalam, diamkan beberapa saat, lalu lap dengan kain lembut yang kering dengan gerakkan searah beberapa kali.

Cara Mencegah Kaca Berembun

Kaca berembun akan terjadi pada jenis mobil apa saja, baik yang murah maupun mahal. Untuk mencegah kaca berembun, ada beberapa tips lain yang bisa Anda lakukan:

  1. Jangan parkir di tempat yang terlalu terik.
  2. Buka seluruh kaca untuk beberapa menit setelah mobil Anda diparkir di tempat terik.
  3. Jangan menggunakan lap basah untuk membersihkan kaca mobil bagian dalam. Bila hal itu telah terlanjur Anda lakukan, maka setelah mobil dicuci, usahakan untuk membuka seluruh kaca hingga udara di kabin benar-benar kering.
  4. Bersihkan karpet dek mobil secara teratur dengan menjemurnya selama beberapa jam. Karena meskipun terbuat dari bahan karet atau bahan lain yang kedap air, karpet masih membawa air atau bahan lain yang berair.

5 Cara Merawat Wiper Mobil Agar Bisa Berfungsi Maksimal

Merawat wiper mobil, meskipun belum sepenuhnya lepas dari mesin kemarau.Hal ini membuktikan bahwa cuaca Indonesia tidak bisa diprediksi.

Tentu saja, kondisi ini meminta kita untuk terus bersiap dengan perubahan kondisi, termasuk menjaga performa kendaraan. Salah satu bagian yang penting untuk diperhatikan adalah wiper mobil.

Bagian ini memiliki fungsi krusial untuk menjaga jarak pandang saat berkendara, terutama ketika musim hujan. Bagaimana cara merawatnya?

Cek kondisi karet wiper

Wiper mobil terdiri dari bagian rangka besi dan karet. Rangka besi berfungsi sebagai penyangga, sementara karet memiliki fungsi untuk menghalau dan membersihkan air hujan dari kaca depan kendaraan.

Bagian karet adalah komponen sensitif yang harus Anda jaga performanya. Apabila kondisinya tak terjaga, maka bagian karet akan mudah rusak dan tidak berfungsi sempurna.

Oleh karena itu, lakukan perawatan untuk menjaga kondisi karet wiper. Pastikan tidak memarkir kendaraan di tempat panas. Sebab, suhu tinggi akan diserap oleh kaca dan berdampak pada wiper.

Seiring dengan berjalannya waktu, karet akan mengering dan pecah jika terus-terusan terpapar kaca mobil panas. Ada baiknya AutoFamily mengangkat dan mengganjal bagian dalam wiper untuk mencegah panas dari kaca mengenai karet.

Rawat bagian poros wiper

Di samping karet wiper mobil, bagian selanjutnya yang perlu kita jaga performanya adalah poros.

Bagian poros memiliki peran krusial untuk menjaga pergerakan wiper selama berkendara di musim hujan. Untuk menjaga performanya tetap prima, berikan pelumas pada bagian wiper secara berkala.

Pelumas akan mencegah poros aus dan menjaga perputarannya tak terhambat selama musim hujan.

Berhati-hati saat mencuci

Saat kita melakukan cuci mobil Toyota, berhati-hatilah ketika membersihkan dan mengelap bagian wiper mobil.

Sebab, pada bagian permukaan karet wiper terdapat cairan khusus yang berfungsi sebagai pelindung dan pelembab.

Jangan sampai lap yang kita gunakan untuk mengeringkan bodi mobil justru ikut menghilangkan cairan ini, ya.

Cara yang benar untuk merawat bagian wiper adalah menyiram

komponen ini dengan air bersih alih-alih menggunakan sabun cuci kendaraan. Cukup bilas wiper dengan air bersih dan biarkan mengering sendiri setelahnya.

Hindari menggunakan lap untuk mengeringkan bagian permukaan wiper karena bisa berisiko menghilangkan cairan khususnya.

Isi cairan wiper

Selain merawat bagian luarnya, wiper mobil pun perlu dirawat dari bagian dalam. Perawatan dilakukan dari ruang mesin. Di sana, terdapat sebuah tangki khusus untuk cairan pembersih kaca mobil. Kebanyakan, tangki akan diisi dengan air biasa.

Namun, demi menjaga performa wiper, kita bisa mengisinya dengan cairan pembersih khusus. Cairan ini dapat melicinkan bagian kaca sehingga pergerakan wiper tidak tersendat. Hal ini bertujuan menghindarkan kaca dari goresan wiper.

​​​​​​​Ganti wiper secara berkala

Meskipun telah dilakukan perawatan, bukan berarti Kita bisa menggunakan wiper untuk selamanya. Umumnya, komponen ini memiliki jangka waktu pemakaian satu tahun.

Itu artinya, setelah satu tahun digunakan, Anda perlu mengecek kondisinya secara menyeluruh. Apabila timbul suara decit saat digunakan, serta karet terlihat getas, maka sudah saatnya Anda melakukan penggantian.

Penggantian wiper bisa berupa karetnya saja atau juga bagian dudukannya. Untuk mengetahui bagian mana yang perlu diganti setelah satu tahun pemakaian, kita bisa melakukan pengecekan terlebih dahulu.

Apabila sudah usang keduanya, maka lakukan penggantian untuk karet dan dudukan. Pastikan memilih wiper yang cocok karena setiap mobil memiliki ukuran wiper berbeda.

Toyota Siapkan Produk Baru Lagi Apakah Innova dan Fortuner?

Toyota Indonesia rupanya masih menyimpan salah satu produk baru yang siap diluncurkan di Indonesia tahun ini. Disebutkan oleh Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM), meski sudah meluncurkan banyak model baru, ia menyatakan produk baru belum berhenti sampai di Toyota New Yaris.

“Sampai jumpa di peluncuran model lainnya,” kata Anton JImmi Suwandy tanpa menyebut produk yang dimaksud. Berdasarkan informasi yang diperoleh Suara.com, Toyota Indonesia sedang menyiapkan Toyota Innova dan Toyota Fortuner yang disebut siap mengaspal dalam waktu dekat. Namun sayangnya sumber belum bersedia membuka keran informasi lebih jauh terkait waktu peluncuran keduanya.

“Rencananya Innova diesel dan Fortuner,” ujar sumber yang tidak disebutkan namanya.

Jika melihat model yang dipasarkan di Indonesia, Toyota Innova dan Toyota Fortuner memang dua model yang memiliki pasar stabil. Selain itu, kehadiran Toyota Fortuner anyar di Thailand juga seakan menjadi sinyal bila mobil jenis SUV (Sport Utility Vehicle) penantang Mitsubishi Pajero Sport juga akan hadir di Indonesia.

Sampai saat ini Toyota Indonesia sudah menghadirkan beberapa model. Di antaranya Toyota Agya, Toyota HiLux, Toyota Corolla Cross, Toyota Kijang Innova TRD Sportivo, Toyota Sienta Welcab, dan terbaru New Toyota Yaris.

Begini Cara Merawat Setir Mobil agar Bersih dari Virus dan Bakteri

Untuk mengantisipasi penyebaran virus corona yang marak akhir-akhir ini, Anda harus lebih rajin dalam membersihkan kendaraaan, khususnya pada bagian interior. Dari sekian banyak komponen, setir jadi bagian di mobil yang paling sering disentuh. Untuk itu bagian lingkar kemudi harus rajin dibersihkan. Terlebih jika mobil juga dipakai oleh orang lain, misalnya disewakan atau dipakai untuk taksi online.

Robby Kurnia, CEO Autoglaze Indonesia, mengatakan, agar setir mobil tidak cepat kotor pastikan tangan kita dalam keadaan bersih sebelum memegangnya. “Biasakan untuk membersihkan dan mengeringkan tangan sebelum memegang setir, bisa cuci tangan atau pakai hand sanitizer dulu,” ucap Robby kepada Kompas.com belum lama ini. Selain itu, banyak setir yang yang gampang kotor lantaran berdebu. Sehingga saat kondisi tangan agak lembab, misal karena keringat, dapat membuat bercak di beberapa bagian setir.

“Penting juga untuk membersihkan setir setiap Anda mencuci mobil. Gunakan lap microfiber yang sedikit dibasahi untuk membersihkan debu, kotoran, dan minyak pada lingkar kemudi,” katanya. Kalau sudah keringkan kembali menggunakan lap yang masih kering dan bersih. Lap juga bagian lain seperti tuas-tuas wiper dan sein, serta paddle shift jika ada, karena bagian ini sering kita sentuh juga. Untuk setir berbahan kulit, tak ada salahnya memberikan obat perawatan kulit berupa pembersih dan kondisioner.

“Produk perawatan yang bagus sebetulnya tidak memberikan efek kilap, tapi lebih ke sifat kulit yang melembabkan,” ujarnya. Agar maksimal, proses pembersihan setir tadi juga bisa Anda terapkan untuk tuas persneling maupun rem tangan, serta bagian handle pintu.

Toyota New Innova New Venturer Dan New Forturner Resmi Diluncurkan

Setelah lebih dari dua pekan bocoran dan informasi peluncuran menyeruak, Toyota Astra Motor (TAM) akhirnya secara resmi meluncurkan Fortuner dan Kijang Innova terbaru melalui siaran digital, Kamis (15/10). Kenaikan harga termahal dari kedua model ini mencapai Rp19 jutaan.

Fortuner mengalami penyegaran pada grill, bumper depan, lampu utama menjadi LED, lampu kabut, lampu belakang, warna dasbor, tampilan instrument cluster, serta kaca spion tengah baru yang bisa meredup agar tidak silau.

Fitur baru lainnya yakni sensor kaki untuk membuka pintu belakang dan layar monitor di kabin tengah khusus buat SRZ, VRZ, dan TRD Sportivo.

Kemudian pada Innova semua varian juga memiliki grill baru, lampu kabut LED hanya ada pada varian V, V Luxury, dan Venturer, desain baru pelek dua warna untuk semua varian. Semua varian menggunakan pelek 16 inci, kecuali Venturer 17 inci.

Venturer juga memiliki bumper dan desain spoiler belakang baru. Lalu varian V, V Luxury, dan Venturer mendapatkan lampu besar LED proyektor. Garnish di pintu belakang untuk semua varian kecuali G.

Selanjutnya pada kabin, Venturer dan V Luxury memperoleh sentuhan baru pada dasbor dan interior.

Venturer juga mendapat sentuhan pada sistem hiburan layar sentuh 9 inci yang memiliki fitur radio, bluetooth, USB, miracast, serta NFC bakal pengecekan saldo kartu elektronik. Venturer, V, dan V Luxury juga memperoleh AC digital.

Mengenai mesin, keduanya tidak mendapat sentuhan. Dapur pacu hingga besaran tenaga tidak berubah dari yang digunakan saat ini.

Wakil Presiden Toyota Astra Motor (TAM) Henry Tanoto berharap kedua mobilnya dapat menjadi pemicu pertumbuhan penjualan kendaraan, terutama pada masa pandemi Covid-19.

“Dan untuk melengkapi, kami hadirkan New Fortuner dan Kijang Innova. Semoga ini dapat mendorong pertumbuhan industri otomotif Indonesia,” kata Henry secara virtual, Kamis (15/10).

5 Tips Aman Berkendara Dengan Kursi Pengaman Bayi di Mobil

Anak-anak memang memiliki rasa ingin tahu yang besar. Anak juga cenderung punya keinginan untuk bertingkah layaknya orang dewasa. Maka, anak biasanya sering sekali merengek untuk meminta izin duduk di kursi baris depan mobil. Nah, apakah sebenarnya anak kecil sudah boleh duduk di kursi depan mobil atau harus menggunakan kursi pengaman bayi di mobil? Berapa batas usia idealnya?

Perlu Sahabat ketahui, seat belt atau sabuk keselamatan pada mobil dirancang untuk menopang tubuh orang dewasa bukan anak-anak. Penggunaan sabuk pengaman yang benar dan aman adalah sabuk bahu harus melintang melewati bahu tanpa terlilit di leher, sementara sabuk pangkuan harus serendah mungkin diatas pinggul.

Sayangnya, hal ini tidak menjadi salah satu ‘concern’ bagi pemerintah kita betapa pentingnya anak-anak duduk di kursi belakang atau tengah demi alasan keamanan. Walaupun di dalam peraturan perundang-undangan hal ini tidak diatur, Sahabat harus ingat bahwa anak-anak di umur tertentu tidak boleh duduk di kursi baris depan. Anak-anak harus ditempatkan di kursi belakang dengan kursi pengaman bayi di mobil atau disebut baby/ child car safety seat.

Ragam kursi pengaman bayi di mobil

Sebagai salah satu contoh yang ditetapkan oleh National Transport Commission (NTC) yang menaungi Australian Road Rules (ARRs) untuk melindungi keselamatan anak di dalam mobil. Berikut gambaran umum tentang aturan yang ditetapkan oleh NTC seperti dilansir di Fastnlow:

Usia anak dibawah 6 bulan

Bayi yang baru berumur di bawah 6 bulan harus ditempatkan di kursi pengaman bayi di mobil dengan cara menghadap ke belakang (rearward-facing). Biasanya kursi bayi mobil diletakkan di bagian tengah atau baris ke 2 mobil yang telah dilengkapi dengan sistem harness 6 titik layaknya sabuk keselamatan para pembalap.

Usia anak 6 bulan – 4 tahun

Anak berusia 6 bulan hingga kurang dari 4 tahun harus duduk dengan kursi pengaman bayi di mobil yang sesuai dengan ukuran tubuhnya, diikat dengan baik dan adjustable. Dalam hal ini anak dapat diposisikan menghadap ke belakang atau menghadap ke depan yang tentunya dikekang dengan harness 6 titik.

Anak pada usia ini dinilai tumbuh dengan fase yang berbeda. Meskipun anak anda berusia 6 bulan, mereka mungkin tidak siap bepergian dengan posisi duduk menghadap ke depan. Anak diusia ini dianjurkan tetap duduk menghadap ke belakang sampai mereka dinilai cukup umur siap menghadap ke depan. Pada usia ini anak diwajibkan bepergian di kursi belakang mobil.

Usia anak 4-7 tahun

Seperti halnya di atas, anak harus duduk dengan car seat yang sesuai, mengencangkan harness dengan benar dan diperbolehkan menghadap ke depan. Dan atau bisa menggunakan kursi booster (booster seat) yang telah terverifikasi sesuai standar nasional dan mengenakan harness yang sesuai dengan ukuran tubuh anak. Hal yang terpenting adalah pilih jenis car seat maupun booster seat sesuai ukuran tubuh anak, bukan dari usianya. Pada usia ini anak diwajibkan duduk di kursi bayi mobil yang diletakkan di bagian belakang.

Usia anak 7-16 tahun

Anak-anak berusia diatas 7 tahun atau sudah memiliki tinggi yang cukup sudah tidak diharuskan untuk menggunakan kursi pengaman bayi di mobil lagi. Namun, meskipun anak diatas usia 7 tahun sudah diperbolehkan duduk di kursi depan saat bepergian namun penelitian menunjukkan bahwa anak dibawah usia 12 tahun jauh lebih aman duduk di kursi belakang.

Seperti disebutkan diatas, seat belt mobil dirancang untuk menopang tubuh orang dewasa dengan ketinggian minimal 145 cm. Bagi para orang tua, mungkin ketika anak memohon meminta izin untuk duduk di baris depan mobil, kalian pasti luluh dan mengizinkannya begitu saja. Tetapi coba pikirkan lagi, seandainya Sahabat tiba-tiba mengalami kecelakaan, tentu akan sangat menyesali keputusan yang sudah dipilih untuk mengizinkan si buah hati duduk di baris depan. Oleh karena itu, kursi pengaman bayi di mobil adalah hukum yang wajib bagi kalian para orang tua muda.

Memilih kursi pengaman bayi di mobil yang tepat

Memilih kursi pengaman bayi di mobil untuk anak bisa saja menjadi pengalaman yang mendebarkan. Itu karena membeli kursi bayi mobil bukan hanya masuk ke dalam barang yang penting, tapi juga pembelian barang yang paling mahal. Karena kursi pengaman bayi di mobil dimaksudkan untuk melindungi Si Kecil saat bepergian, pastikan Sahabat meneliti berbagai jenis dan model secara menyeluruh.

Berikut adalah beberapa tips dasar tentang hal yang perlu diketahui tentang kursi pengaman bayi di mobil, agar membuat pencarian sedikit lebih mudah dan memastikan kamu tidak salah memilih.

Kenali mobil

Hal pertama yang harus dilakukan adalah membaca buku manual mobil terlebih dahulu. Apakah kursi pengaman bayi di mobil bisa digunakan saat memakai sabuk pengaman atau tidak. Pengetahuan ini diperlukan agar kamu mengetahui tipe kursi bayi mobil yang sesuai untuk digunakan.

Selain itu, ukur kursi belakang mobil untuk mengetahui seberapa banyak ruang yang tersedia untuk kursi pengaman bayi di mobil. Pertimbangkan juga siapa yang akan duduk di kursi belakang. Karena jika terlalu penuh, perjalanan yang ditempuh akan kurang nyaman bagi bayi dan penumpang lainnya.

Pilih kursi pengaman bayi yang fleksibel

Bayi yang baru lahir dapat duduk di dua jenis kursi mobil yakni kursi bayi menghadap ke belakang, atau kursi konversi yang menghadap ke belakang mobil pada awalnya, dan kemudian diputar ke arah depan. Membeli kursi pengaman bayi di mobil yang dapat dikonversi akan menghemat uang, karena dapat bertahan hingga usia balita, dan benar-benar aman.

Perhatikan fitur kursi pengaman bayi di mobil

Apakah kamu hanya sekedar mencari kursi pengaman bayi yang berumur 6 bulan atau hingga 4 tahun.  Atau cari model yang memiliki sabuk pengaman 5 titik (dua tali bahu, dua tali pinggang, dan satu tali di antara kaki yang bertemu di tengah)? Perhatikan! Selalu membeli kursi bayi mobil yang memiliki redaman benturan di samping dengan busa tambahan atau bantalan udara di sisi kepala bayi. Jangan lupa juga cek apakah kursi pengaman bayi sudah memiliki sabuk keselamatan bayi yang cukup atau kurang.

Pilih yang mudah dibersihkan

Kursi pengaman bayi di mobil yang dibuat dengan kain halus akan lebih mudah dibersihkan daripada kain bertekstur. Karena bayi dapat melakukan banyak hal selama perjalanan. Bisa jadi dia menjatuhkan makanannya, popok yang basah, muntah, dan lain sebagainya.Jadi, faktor kebersihan juga tetap harus diutamakan.

Pilih kursi pengaman bayi di mobil yang punya banyak aksesoris

Aksesoris pada kursi pengaman bayi di mobil belum tentu penting tetapi dapat mempermudah kalian lho Sahabat. Untuk beberapa orang tua, penutup kursi mobil yang tahan serangga dan cuaca adalah pilihan saat sering berkendara siang hari. Sementara bagi yang lain, penutup kursi mobil yang sangat tahan lama sangat penting untuk bepergian melalui bandara. Tapi tidak semua aksesori carseat harus terpasang ke car seat itu sendiri.

Jika Sahabat ingin menambahkan beberapa item aksesori, sesuaikan dengan kebutuhan. Bisa saja dengan mainan gantung, penyimpan tisu atau makanan, dan lain sebagainya. Tetap cermat dalam memilih ya Sahabat. Karena kenyamanan dan keamanan Si Kecil selama berkendara akan tergantung pada car seat mana yang kamu pilih.

Keselamatan merupakan hal yang sangat penting, apalagi jika kamu bepergian dengan mobil setiap harinya. Supaya berkendara kamu semakin aman dan nyaman, kamu harus memastikan mobil yang kamu miliki atau yang kamu inginkan memiliki fitur keselamatan yang lengkap. Nah, mobil-mobil dengan fitur keselamatan yang lengkap seperti ISOFIX dan Airbag tersedia di koleksi mobil pilihan Garasi.id, jadi kamu tidak perlu ragu lagi akan kelengkapan fitur-fitur keselamatan yang ada.