5 Cara Merawat Wiper Mobil Agar Bisa Berfungsi Maksimal

Merawat wiper mobil, meskipun belum sepenuhnya lepas dari mesin kemarau.Hal ini membuktikan bahwa cuaca Indonesia tidak bisa diprediksi.

Tentu saja, kondisi ini meminta kita untuk terus bersiap dengan perubahan kondisi, termasuk menjaga performa kendaraan. Salah satu bagian yang penting untuk diperhatikan adalah wiper mobil.

Bagian ini memiliki fungsi krusial untuk menjaga jarak pandang saat berkendara, terutama ketika musim hujan. Bagaimana cara merawatnya?

Cek kondisi karet wiper

Wiper mobil terdiri dari bagian rangka besi dan karet. Rangka besi berfungsi sebagai penyangga, sementara karet memiliki fungsi untuk menghalau dan membersihkan air hujan dari kaca depan kendaraan.

Bagian karet adalah komponen sensitif yang harus Anda jaga performanya. Apabila kondisinya tak terjaga, maka bagian karet akan mudah rusak dan tidak berfungsi sempurna.

Oleh karena itu, lakukan perawatan untuk menjaga kondisi karet wiper. Pastikan tidak memarkir kendaraan di tempat panas. Sebab, suhu tinggi akan diserap oleh kaca dan berdampak pada wiper.

Seiring dengan berjalannya waktu, karet akan mengering dan pecah jika terus-terusan terpapar kaca mobil panas. Ada baiknya AutoFamily mengangkat dan mengganjal bagian dalam wiper untuk mencegah panas dari kaca mengenai karet.

Rawat bagian poros wiper

Di samping karet wiper mobil, bagian selanjutnya yang perlu kita jaga performanya adalah poros.

Bagian poros memiliki peran krusial untuk menjaga pergerakan wiper selama berkendara di musim hujan. Untuk menjaga performanya tetap prima, berikan pelumas pada bagian wiper secara berkala.

Pelumas akan mencegah poros aus dan menjaga perputarannya tak terhambat selama musim hujan.

Berhati-hati saat mencuci

Saat kita melakukan cuci mobil Toyota, berhati-hatilah ketika membersihkan dan mengelap bagian wiper mobil.

Sebab, pada bagian permukaan karet wiper terdapat cairan khusus yang berfungsi sebagai pelindung dan pelembab.

Jangan sampai lap yang kita gunakan untuk mengeringkan bodi mobil justru ikut menghilangkan cairan ini, ya.

Cara yang benar untuk merawat bagian wiper adalah menyiram

komponen ini dengan air bersih alih-alih menggunakan sabun cuci kendaraan. Cukup bilas wiper dengan air bersih dan biarkan mengering sendiri setelahnya.

Hindari menggunakan lap untuk mengeringkan bagian permukaan wiper karena bisa berisiko menghilangkan cairan khususnya.

Isi cairan wiper

Selain merawat bagian luarnya, wiper mobil pun perlu dirawat dari bagian dalam. Perawatan dilakukan dari ruang mesin. Di sana, terdapat sebuah tangki khusus untuk cairan pembersih kaca mobil. Kebanyakan, tangki akan diisi dengan air biasa.

Namun, demi menjaga performa wiper, kita bisa mengisinya dengan cairan pembersih khusus. Cairan ini dapat melicinkan bagian kaca sehingga pergerakan wiper tidak tersendat. Hal ini bertujuan menghindarkan kaca dari goresan wiper.

​​​​​​​Ganti wiper secara berkala

Meskipun telah dilakukan perawatan, bukan berarti Kita bisa menggunakan wiper untuk selamanya. Umumnya, komponen ini memiliki jangka waktu pemakaian satu tahun.

Itu artinya, setelah satu tahun digunakan, Anda perlu mengecek kondisinya secara menyeluruh. Apabila timbul suara decit saat digunakan, serta karet terlihat getas, maka sudah saatnya Anda melakukan penggantian.

Penggantian wiper bisa berupa karetnya saja atau juga bagian dudukannya. Untuk mengetahui bagian mana yang perlu diganti setelah satu tahun pemakaian, kita bisa melakukan pengecekan terlebih dahulu.

Apabila sudah usang keduanya, maka lakukan penggantian untuk karet dan dudukan. Pastikan memilih wiper yang cocok karena setiap mobil memiliki ukuran wiper berbeda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *